Situs Porno Mana yang Ditutup?
May 18, 2008 | Posted in Uncut |
Denpasar - Penutupan situs porno di Indonesia; Apakah berlaku bagi situs porno dari luar negeri?
Benarkah saat ini sudah tidak bisa lagi mengakses layanan porno dari internet? Apakah penutupan situs porno hanya berlaku satu bulan? Apakah "anak-anak kecil" di warnet-warnet sudah "gagal" mengakses situs porno? Apakah penutupan situs porno ini serius?
Apakah saya ketinggalan berita?
Pertanyaan-pertanyaan diatas merupakan sebagian kecil pertanyaan yang mampu diungkapkan (setidaknya sampai tulisan ini ditampilkan). Penutupan situs porno di Indonesia ditanggapi positif oleh sebagian besar komunitas internet (yang jarang akses situs porno). Disaat yang hampir bersamaan, sebagian lain merasa bahwa penutupan tersebut membuat hiburan disaat senggang kala online menjadi sangat tidak menarik. Bahkan salah seorang pemilik warnet (hanya satu yang saya temui, lainnya malas bertemu dengan saya) merasa kecewa dengan adanya aturan tersebut. Dia meyakini bahwa jika hal itu terjadi maka warnetnya akan sepi. Sebab 73 persen pengunjung warnetnya adalah bokep mania, 12 persen lagi phsycoPorno, selebihnya "I Love Miyabi". Dan benar saja, setelah beberapa waktu profit warnetnya menurun secara signifikan (sampai 56 persen).
Tapi, entah kenapa (mungkin karena kerinduan yang teramat dalam), suatu ketika ada salah seorang user (yang masih kroninya) iseng mengetikkan alamat www.japan-w*****.com yang lama tidak diaksesnya. Yang terjadi adalah, situs bisa dibuka. "Lho? Katanya ditutup? Maksudnya yang ditutup apanya?" Tanyanya.


